Jumat, 03 September 2010

Andai Masih Ada Kesempatan

Telah habis waktuku
Menyesali semua ini
Deri fajar hingga petang
Diri ini tetap terpaku

Tak terasa
bulir bulir kristal jatuh dari kelopaknya
aku percaya
Andai saja ia melihatnya
Pasti akan murka

Salahku...
Semua ini salahku..
Bodohnya aku
Hingga tak tahu
Harus kemana aku berlari

Sang khalik kecewa,,
Mungkin,,
ia telah memberi persimapangan yang mudah..
Padahal,,
Itulah aku,,
Dengan sangat bodoh
Mengambil sisi yang lain..

Kini ku letih,,
Mungkin,,
Sampai tiba waktuku,,
Tetap kehilangan jiwa yang lain..
Sampai aku mengembara dalam
kegelapan..

2 komentar:

  1. Nisa..
    materinya bagus, tp isi konfliknya msh samar2
    kalo bisa seh..
    tonjolkan konfliknya dulu
    trus buat endingnya.. penyelesaian masalah..
    atau kembali ke materi awal (yaitu berupa keraguan atau kepastian tekad)

    mau tanya neh.. :
    bulir bulir kristal jatuh dari kelopaknya
    itu apa yg km temukan dari kalimat ini..?

    BalasHapus
  2. makasiihh ma..
    Itu maksudnya air mata..
    Gag nyambung yya??
    Hhehehehe

    BalasHapus