Menyesali semua ini
Deri fajar hingga petang
Diri ini tetap terpaku
Tak terasa
bulir bulir kristal jatuh dari kelopaknya
aku percaya
Andai saja ia melihatnya
Pasti akan murka
Salahku...
Semua ini salahku..
Bodohnya aku
Hingga tak tahu
Harus kemana aku berlari
Sang khalik kecewa,,
Mungkin,,
ia telah memberi persimapangan yang mudah..
Padahal,,
Itulah aku,,
Dengan sangat bodoh
Mengambil sisi yang lain..
Kini ku letih,,
Mungkin,,
Sampai tiba waktuku,,
Tetap kehilangan jiwa yang lain..
Sampai aku mengembara dalam
kegelapan..
Nisa..
BalasHapusmaterinya bagus, tp isi konfliknya msh samar2
kalo bisa seh..
tonjolkan konfliknya dulu
trus buat endingnya.. penyelesaian masalah..
atau kembali ke materi awal (yaitu berupa keraguan atau kepastian tekad)
mau tanya neh.. :
bulir bulir kristal jatuh dari kelopaknya
itu apa yg km temukan dari kalimat ini..?
makasiihh ma..
BalasHapusItu maksudnya air mata..
Gag nyambung yya??
Hhehehehe