Apa dia tahu
Ku menangis karenanya
Ku tak terjaga karenanya
Ku terluka karenanya
Setiap malam hanya asa terpendam
Terukir di dada
Tapia pa daya?
Semua sirna karenanya
Ku tak lagi bebas
Ku tak lagi bahagia
Semua hanyalah palsu
Ku bagai seekor burung
Yang terpenjara dlam sangkar
Tak bisa terbang
Bersama kawanan burung yang lain
Hnanya bisa memandang
Dan menangis dalam hati
Inikah takdirku??
Apa memang ini jalan tuhan
Yang mengharuskan ku terpenjara??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar